Article Open Access

Perception of PAI IAIN Ternate Students on the Concept of Religious Tolerance and Moderation: Between Curriculum Narrative and Campus Social Reality

(1) * Khalid Hasan Minabari Mail (IAIN Ternate, Maluku Utara, 97727, Indonesia)
(2) Adiyana Adam Mail (IAIN Ternate, Maluku Utara, 97727, Indonesia)
(3) Kartini Limatahu Mail (IAIN Ternate, Maluku Utara, 97727, Indonesia)
(4) Kamarun M. Sebe Mail (IAIN Ternate, Maluku Utara, 97727, Indonesia)
(5) Nurjannah Silawane Mail (IAIN Ternate, Maluku Utara, 97727, Indonesia)
*Corresponding author

Abstract


This study investigates the perceptions of Islamic Religious Education (PAI) students at IAIN Ternate regarding religious tolerance and moderation, highlighting the gap between curriculum narratives and social realities on campus. Although religious moderation has been integrated into the curriculum as part of national Islamic education policy, many students still exhibit exclusive attitudes and discomfort in interfaith interactions. A survey revealed that 45% of students feel uneasy interacting with peers from different religious backgrounds, and 30% tend to engage in rigid, non-dialogical religious discussions. These findings indicate a challenge in translating theoretical knowledge into practical behavior. The study uses a qualitative approach to explore how moderation values are internalized in students’ academic and social environments. It found that while students understand the concept intellectually, its application remains limited due to socio-cultural factors. The results suggest the need for more contextual and interactive learning strategies that can bridge this gap such as value-based discussions, pluralism-based student programs, and inclusive role models. This research provides valuable insights for curriculum developers and educators aiming to cultivate religious moderation as a lived value, not merely a theoretical concept, particularly in multicultural Islamic higher education settings like IAIN Ternate.

Keywords


Religious Moderation; Student Perception; Islamic Education

   

DOI

https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i1.576
      

Article metrics

Abstract views : 133 | PDF views : 73

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Adam, A., Takim, S., Tidore, R., Agus, A., Buamona, N., Rajabi, K., & Access, O. (2025). Digital Divide in Education in North Maluku: The Technology Gap between Cities and Villages. Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry, 3(1), 130–139.

Adiyana Adam, Kamarun M.Sebe, Ibrahim Muhammad, K. L. (2024). Perbedaan Implementasi Kurikulum 2013 Dengan Kurikulum Merdeka Belajar Di Man 1 Kota Ternate. Jurnal Pendidikan: Kajian Dan Implementasi, 06(2). https://journalpedia.com/1/index.php/jpki/article/view/1327

Ahmad Faozan. (2022). Wacana Intoleransi dan Radikalisme dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam (dikutip dalam kumparan)

Amin, M. (2021). Desain kurikulum moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 123-135.

Anggraini, F. D. P., Aprianti, A., Setyawati, V. A. V., & Hartanto, A. A. (2022). Pembelajaran statistika menggunakan software SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Jurnal Basicedu, 6(4), 6491-6504.

Azra, A. (2006). Islam moderat dan tantangan kebangsaan. Jakarta: Paramadina.

Baron, R. A., & Byrne, D. (2004). Social psychology (10th ed.). Boston: Allyn & Bacon.

Hefni, W. (2020). Moderasi beragama dalam ruang digital: Studi pengarusutamaan moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Jurnal Bimas Islam, 13(1), 1-22.

Institut Agama Islam Negeri Ternate. (2024, Oktober 31). Sosialisasi penguatan moderasi beragama untuk mahasiswa, LP2M IAIN Ternate hadirkan Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. IAIN Ternate. https://iain-ternate.ac.id/beritas/105

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Moderasi beragama dalam pendidikan Islam. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020, November 7). Resmikan Rumah Moderasi IAIN Ternate, Kemenag injeksikan di ruang pembelajaran. KemenagRI.https://kemenag.go.id/read/resmikan-rumah-moderasi-iain-ternate -kemenag-injeksikan-di-ruang-pembelajaran-donrq

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Khakim, L. (2023). Implementasi moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan tinggi Islam: Studi kasus di Indonesia Timur. Jurnal Studi Keislaman, 15(1), 45-60.

Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33-39

Madjid, N. (1990). Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. (sering dikutip dalam kajian pemikiran Islam modern di Indonesia)

Muslimah , Adam, Adiyana, A., Ikram, R., & Thalib, A. (2024). Pembimbing Akademik Program Studi Pendidikan Agama Islam Iain Ternate. Jurnal Pasifik Pendidikan, 03(1), 9–15.

Pradana, F. A. P., & Mawardi, M. (2021). Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Disiplin Menggunakan Skala Likert dalam Pembelajaran Tematik Kelas IV SD. Fondatia, 5(1), 13-29.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Rawls, J. (1971). A theory of justice. Harvard University Press.

Sahala, Rahma Mauraji, JumiyatiD.Tomahir, A., & Adam, Adiyana Silawane, N. (2024). Dampak Metode Pengajaran Terhadap Pembelajaran Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 1(October 2021), 105–112. https://doi.org/: https://doi.org/10.5281/zenodo.13149454

Sahrul Takim, Adiyana Adam, T. Y. (2022). Paradigma PAI Rahmatan Lil Alamin dalam Ragam Perspektif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(18), 358–375.

Salim, R., Adam, A., Silawane, N., Riskia, R., Mayabubun, Y., Dahlan, A., Ternate, I., & Utara, M. (2023). Tingkat Keberhasilan Pembelajaran di Perguruan Tinggi : (Analisis Metode Diskusi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis). Juanga : Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 9(02), 83–94. https://doi.org/: 10.59115/juanga.v9i0


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Khalid Hasan Minabari, Adiyana Adam, Kartini Limatahu, Kamarun M. Sebe, Nurjannah Silawane

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0